RSS
Hello! Welcome to this blog. You can replace this welcome note thru Layout->Edit Html. Hope you like this nice template converted from wordpress to blogger.

Berperang tanpa senjata




Berperang, terkadang tidak perlu menggunakan senjata. Justru hanya dengan niat baik yang tulus, keberanian, serta tekad yang kuat, seseorang akan mendapatkan kemenangan yang lebih dari sekadar menang perang.

Hal ini tercermin dalam Film yang diangkat dari kisah nyata, Escape from Huang Shi. Diawali dengan kisah seorang jurnalis muda asal Inggris, George Hogg (Jonathan Rhys Meyers) yang tertangkap oleh tentara Jepang ketika ia sedang meliput perang sipil Cina melawan Jepang dalam Perang Dunia II.

Sebelum eksekusi, Hogg diselamatkan oleh pemimpin gerilya aliran Komunis, Chen Hansheng (Chow Yun Fat). Ia pun dibawa Chen alias Jack ke barak dan dirawat oleh perawat Australia bernama Lee Pearson (Radha Mitchell). Untuk memperbaiki kemampuan bahasa mandarin Hogg yang kurang bagus, Lee meminta Chen untuk menempatkan Hogg di sebuah daerah bernama Huang Shi.

Setibanya di sana, Hogg baru menyadari kalau tempat itu adalah panti asuhan kumuh dengan puluhan anak kecil. Adapun Lee, di balik rutinitasnya sebagai perawat, ternyata juga kerap berkeliling daerah terpencil untuk memberi bantuan beras dan obat-obatan, salah satu tempat yang didatanginya adalah bangunan bekas sekolah tersebut.

Lee bermaksud meminta Hogg menjadi penjaga anak-anak itu. Mengetahui hal itu, Hogg pun menolak dan berniat pergi. Namun, rencana itu batal, karena Hogg ternyata sudah jatuh hati dengan kepolosan anak-anak tersebut. Ia pun mengajari mereka banyak hal, seperti bahasa Inggris dan cara berkebun. Hasilnya ia tukarkan dengan kebutuhan sehari-hari yang diperoleh dari seorang janda kaya, Mrs. Wang (Michelle Yeoh).

Ketika tentara Jepang sudah mulai mendekati tempat tinggal mereka, Hogg pun membawa 60 anak-anak ini mengungsi ke daerah yang lebih aman. Lee, Chen dan Hogg pun memulai perjalanan melewati pegunungan bersalju dan padang gurun sejauh hampir seribu mil.

Dengan keteguhan hati yang luar biasa, Hogg mampu menyelamatkan anak-anak ini. Tapi, tak lama mereka tiba disana, Hogg terserang tetanus dan meninggal.

Jonathan Rhys Meyers cukup pantas berperan sebagai tokoh utama, penampilannya yang mempesona serta aktingnya yang menonjol meninggalkan kesan yang dalam pada film ini. Begitu pula acting Chow Yun Fat dan Michelle Yeoh yang tidak perlu dipertanyakan lagi. Berbeda dengan Radha Mitchell yang terkenal lewat Silent Hill (2006), tidak menunjukkan akting yang maksimal.

Beredar di AS dengan judul The Children of Huang Shi, film ini sungguh mengharukan. Kekejaman perang dengan pembunuhan dan penyiksaan yang membabi buta serta anak-anak yang terlantar, menyisakan kutukan atas terjadinya perang. Di akhir film, penonton akan dapat menyaksikan testimoni beberapa orang tua yang sewaktu kecil pernah diselamatkan oleh Hogg.

Secara keseluruhan, film ini memang sangat berciri khas Spottiswoode, banyak dialog ketimbang aksinya. Bagi beberapa orang jenis film ini mungkin terasa membosankan. Namun, pencinta drama sejati sudah pasti akan menyukai film ini.(E2)

Judul Film: Escape from Huang Shi

Jenis Film / Rating: Drama / Remaja

Pemain: Jonathan Rhys Meyers, Chow Yun Fat, Radha Mithcell, Michelle yeoh

Sutradara: Roger Spottiswoode

Penulis Naskah: Jane Hawksley dan James MacManus

Produser (Produksi): Lillian Birnbaum dan Taylor Thomson (Bluewater Pictures)

0 komentar:

 
Copyright 2009 www.film-top.blogspot.com. All rights reserved.
Free WordPress Themes Presented by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy