RSS
Hello! Welcome to this blog. You can replace this welcome note thru Layout->Edit Html. Hope you like this nice template converted from wordpress to blogger.

Film Gigolo Cowboy In Paradise, Bagaimana Sinopsis Cerita dan Video Thrillernya ?



Film Cowboy In Paradise Heboh. Film dokumenter yang disutradarai oleh Amit Virmani dengan mengambil tema tentang gigolo atau laki-laki penghibur perempuan di Pantai Kuta, Bali akhirnya menuai banyak protes dari berbagai kalangan masyarakat Bali. Menurut mereka Film yang berjudul Cowboy In Paradise ini dinilai tak menyampaikan fakta sebenarnya di lapangan meskipun fenomena gigolo diakui memang ada di Kuta. Selain itu pula, film Cowboy In Paradise ini juga dianggap menyimpang karena menyebut Kuta sebagai surga wisata seks bagi ribuan turis wanita.

Saat ini Cuplikan film Cowboy In Paradise tersebut dapat dengan mudah disaksikan di situs pengunduh video Youtube. Film dibuka dengan salam perkenalan dari seorang pria dewasa yang mengaku berprofesi sebagai gigolo di Kuta. Selain itu, pria berambut panjang serta berkacamata ini juga menawarkan jasanya untuk menemani seorang turis wanita asing selama berlibur di Kuta, Bali.

Dalam cuplikan film lainnya, pengguna internet juga bisa menyaksikan aneka aktivitas lelaki dewasa dan turis asing wanita di Pantai Kuta. Cuplikan juga menampilkan potongan beberapa wawancara yang mengupas dunia gigolo di kawasan Pantai Kuta. Protes juga disampaikan Made Juliadi, seorang pedagang minuman di Pantai Kuta. Menurutnya, Kuta terkenal karena sunset, pasir putih, ombak, dan budayanya. Oleh karena itu ia menyatakan tidak setuju atas cerita di film tersebut. “Tidak semua turis datang ke Kuta untuk mencari seks,” katanya. Polda Bali menyatakan, film dokumenter gigolo ‘Cowboys in Paradise’ ilegal karena tak mengantongi ijin syuting. Karena melanggar hukum, pembuat film ini bisa dikenai hukuman penjara 1 tahun dan denda Rp 40 juta. Terkait maraknya peredaran film dokumenter gigolo Kuta di internet, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Gde Sugianyar menyatakan sudah melakukan pengecekan ke pihak Direktorat Intelkam Polda dan instansi terkait lainnya. “Setelah di cek, hasilnya syuting film Cowboys in Paradise di Bali ternyata tidak mengantongi ijin syuting,” jelas Sugianyar, Rabu (28/4). Karena tidak mengantongi ijin, jelas Sugianyar, pembuat film ini Amit Virmani, dinilai telah melanggar Undang-Undang Perfilman Nomor 8 Tahun 1992. “Dalam undang-undang ini disebutkan, barang siapa yang melakukan usaha pembuatan film tanpa ijin diancam hukuman penjara selama 1 tahun penjara dan denda maksimal Rp. 40 juta,” tegas Sugianyar.

Selain melanggar Undang-Undang Perfilman, sutradara film Cowboys in Paradise juga diduga telah melanggar undang-undang keimigrasian. “Polda Bali juga akan melakukan koordinasi dengan pihak imigrasi untuk mencari tahu bentuk pelanggaran keimigrasian yang dilakukan pembuat film ini,” kata Sugianyar. Dalam waktu dekat, Polda Bali juga akan memanggil orang-orang yang ada di dalam film ‘Cowboys in Paradise’ untuk diperiksa di Polda Bali. “Hasil pemeriksaan para saksi ini akan digunakan untuk mengidentifikasi pelanggaran yang dilakukan pembuat film Cowboys in Paradise ini,” imbuhnya.

Amit Virmani Sutradara Cowboys in Paradise
Sebagai seorang sutradara dari Film Cowboys In Paradise yang menghebohkan tentu saja Amit Virmani akan menjadi sutradara yang terkenal. Film Cowboys In Paradise sebagai sebuah film dokumenter, dianggap telah mencemarkan nama baik Pula Dewata Bali. Pandangan serta kesimpulan seperti itu memang wajar saja, karena setiap manusia punya pandangan dan kesimpulan yang bermacam – macam.
Tentu Profil Amit Virmani menjadi populer seperti Cowboys In Paradise yang dibuatnya. Bagaimana dan apa latar belakang Amit Virmani membuat Film Cowboys In Paradise yang membuat pemerintah merasa gerah tersebut. ‘Cowboys In Paradise’ adalah sebuah film besutan Amit Virmani, seorang keturunan India yang saat ini tinggal di Singapura. Dia mengangkat fakta menakjubkan mengenai surga Bali, yakni sejumlah pria Indonesia yang berprofesi sebagai gigolo bagi turis wanita asing.
Dalam situsnya, Amit Virmani mengaku membuat dokumentasi berdurasi 2 menit, 33 detik itu karena hatinya terganggu dengan cita-cita seorang bocah berumur 12 tahun yang dia temui di Bali. Bocah 12 tahun itu mendesak Amit untuk mengajarkan bahasa Jepang kepadanya. Saat ditanya untuk apa, bocah tersebut mengaku ingin melayani hasrat seks wanita-wanita Jepang yang datang ke Bali. Dia terganggu, karena bocah tersebut mengungkapkan cita-citanya itu dengan bangga. Padahal, cita-citanya adalah menjadi seorang prostitusi pria.
‘Cowboys in Paradise’, film yang kini tengah heboh di Bali merupakan film dokumenter pertama yang diproduksi oleh Amit Virmani. Bahkan, untuk menggarap film tersebut, Amit bekerja sendirian. “Hanya saya sendirian. Saya hanya membawa peralatan yang muat dengan tas ransel saya,” ujar Amit yang kini tinggal di Singapura, seperti dilansir Twitchfilm, Senin (25/4/2010). Awalnya, Amit sempat menggandeng seorang asisten produksi saat melakoni syuting di Bali. Namun, ia menyuruh sang asisten pulang karena terlalu menuntut, terutama masalah uang.
“Saya mengirimnya pulang setelah lima hari. Saya percaya film ini adalah sebuah kolaborasi antara kerja keras dan semuanya, jadi masalah uang seharusnya dikebelakangkan,” jelasnya.
Amit mengaku sudah melakukan riset di Bali sejak 2007 lalu. Ia pun tinggal di sana selama satu bulan untuk melakukan wawancara dengan beberapa penduduk lokal. Hingga akhirnya, pada November 2008, ia melakukan syuting perdana ‘Cowboys in Paradise’. Namun, karena tidak puas dengan hasilnya, ia kembali ke Pulau Dewata pada Januari 2009. Apapun yang terjadi di dunia ini bukanlah hal yang aneh dan dianggap menghebohkan. Mau di Bali atau tempat lainnya, kejadian ini kita anggap biasa – biasa saja. benar tidaknya fakta dan data yang dijadikan landasan dalam film dokumenter Cowboys Paradise, yach kita tak tahu pasti, boleh percaya bisa tidak. Ini hanya sebuah film yang rasanya tak perlu ditanggapi secara berlebihan dan seperti kelabakan. Di tempat manapun di bumi ini, pasti serta tak bisa terlepas dari hitam dan putih, baik buruk, siang dan malam sebagai sebuah ketentuan di dunia fana ini.



Pemain Cowboys in Paradise: Kami Bukan Gigolo

Sejumlah pria kekar yang terlihat dalam Film Cowboys in Paradise membuat pengakuan mengejutkan. Mereka merasa ditipu Armit Virmani, sang sutradara film yang menceritakan kehidupan gigolo di Bali. Padahal mereka tidak melakoni hidup seperti itu. Armit merupakan teman anak-anak pantai yang biasa berada di Kuta, seperti Fendy, Arnold, Argo dan Boby.

Dalam rekaman film dokumenter itu Arnold terlihat sedang berbicara seolah sedang menyambut tamu asing, Argo terlihat sedang dipijat, Fendy sedang bermain surfing, sementara Bobby sedang bermain gitar. Rekaman film itu dibuat pada tahun 2007 saat Armit berlibur dengan teman-teman.

Sebagai tamu, Armit dan kawan-kawannya diterima dengan baik oleh para anak pantai ini. Saat itu Armit mengambil gambar anak-anak pantai yang sedang santai dan bermain surfing. Bagi anak pantai ini sudah biasa, aktivitas mereka direkam turis-turis asing. “Mereka ambil aktivitas kami di sini. Kalau bisa jangan diedarin film itu. Ini sudah merugikan kami sebagai anak pantai. Kita ini bukan gigolo,” tegas Arnold saat ditemui di Pantai Kuta, Rabu 28 April 2010.

Aktivitas mereka selama ini, menyewakan papan selancar kepada wisatawan, baik lokal maupun asing. Bahwa mereka bukanlah gigolo dikuatkan pengakuan sahabat mereka, Hanna, yang orang bule. Hanna yang sudah mengenal empat pemuda itu selama 3 tahun menceritakan bagaimana kehidupan mereka. “Saya tahu mereka anak baik, dan bukan gigolo,” ujar Hanna.
Sementara, Hanna salah seorang tamu asing yang sudah mengenal empat pemuda itu selama 3 tahun menceritakan bagaimana kehidupan mereka. “Saya tahu mereka anak baik, dan bukan gigolo,” ujar Hanna. Keempat pemuda ini memang kesehariannya sebagai anak pantai, yang menyewakan papan surfing, juga sebagai instruktur surfing bagi tamu-tamunya.

Dibuat Tahun 2007

Film dokumenter ‘Cowboys in Paradise’ yang terus menuai kontroversi ternyata dibuat pada tahun 2007 lalu. Proses pembuatan film dilakukan saat Armit Virmani, sang sutradara tengah berlibur bersama teman-temannya di Kuta Bali.

Sejumlah pemeran dalam film itu tidak menyadari telah ditipu oleh sang sutradara asal Singapura tersebut. “Pengakuan Armit, saat itu ia sedang berlibur bersama teman-temannya,” ujar Argo salah seorang pemeran dalam film ‘Cowboys in Paradise’

Argo mengaku benar-benar tidak sadar dan terbuai oleh fasilitas dan pelayanan yang diberikan Armit kepada sejumlah pemeran film yang dijadikan gigolo. Saat ini, Argo mengaku tidak bisa lagi menghubungi orang tersebut (Armit) karena memang sudah putus hubungan sejak tahun 2007. “Kami sempat hubungi Armit, tapi teleponnya sudah tidak aktif, di SMS tidak ada balasan, begitupun emailnya tidak ada respons,” jelas Argo. Saat ini, dia meminta semua pihak terutama media untuk mencari tahu isi film secara keseluruhan dengan jelas. Karena, menurut mereka dalam film tersebut masih ada banyak pemeran anak pantai lainnya. Seperti diketahui, dalam cuplikan film tersebut, Arnold sedang berbicara seolah menyambut tamu asing, dan Argo sedang dipijat, Fendy sedang bermain surfing, sementara Bobby sedang bermain gitar.

Razia

Satgas Pantai Kuta menggelar razia menyusul beredarnya film dokumenter tentang kisah para gigolo di kawasan wisata ini. Sebanyak 28 pria dan 1 wanita tanpa identitas diciduk. Mereka pun terancam dipulangkan dari Kuta. “Mereka diamankan karena tidak memiliki identitas berupa KTP dan kartu pedagang di pantai Kuta,” kata Ketua Satgas Pantai Kuta Ngurah Agung Tresna kepada detikcom, Senin (26/4/2010).

Razia menyasar para pedagang yang beroperasi di kawasan pantai Kuta. Petugas memeriksa identitas para pedagang, dari pedagang makanan, tato, suvenir hingga panyewa papan selancar. Para pria yang diamankan, beberapa diantaranya memiliki postur tubuh kekar dan berkulit gelap. “Mereka telah diserahkan ke Lurah Kuta untuk diproses,” kata Tresna.

“Kelurahan akan memeriksa identitas lengkap orang-orang yang telah diamankan, seperti alamat menetap selama di Kuta. Jika tidak memiliki identitas lengkap bisa saja dipulangkan,” imbuh Tresna. Selanjutnya, Satgas Pantai Kuta yang bertugas menjaga keamanan kawasan pariwisata indah ini, bakal terus memonitor orang-orang yang telah diamanankan tersebut. “Kita ingin mencegah hal sekecil-kecilnya yang merugikan pariwisata Kuta,” tegas Tresna

Citra bahwa gigolo merupakan salah satu daya tarik Pantai Kuta bagi wisatawan wanita seperti digambarkan dalam film Cowboys in Paradise dibantah oleh Gusti Ketut Sudira, Bendesa Adat Kuta atau Kepala Desa Adat Kuta. “Pariwisata Kuta tumbuh bukan karena gigolo,” ungkap Sudira. Ia tidak menampik adanya lelaki penghibur wanita di Kuta. Menurutnya, gigolo sudah ada di Kuta sejak 20 tahun lalu saat pariwisata Kuta mulai dikenal dunia. “Keberadaan gigolo di Kuta sudah ada sejak dulu. Namun, itu terselubung dan ilegal,” tambah Sudira. Ia meyakini, para gigolo bersembunyi di balik para pedagang yang sehari-hari mencari nafkah di Kuta. “Kadang-kadang pedagang tidak mengerti dan justru melindungi mereka dengan mengatakan ini teman saya,” tambah Sudira. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Sudira akan memberi instruksi kepada pedagang agar tidak mudah menerima orang dari luar yang tidak memiliki identitas. Salah seorang anggota Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista), Putu Arya, juga membantah bahwa tujuan wisatawan di sini hanya mencari gigolo. “Saya sering bawa tamu (bule) makan malam, tapi saya hanya berteman,” ujarnya. “Kemungkinan itu (gigolo) ada, tapi jangan digeneralisasi,” tambah Arya



Sinopsis Cerita

Cuplikan video yang berdurasi sekitar 2 menit ini menggambarkan seorang gigolo atau pria penghibur yang mengajak berkenalan dengan salah seorang turis perempuan pastinya. Setelah lama mengobrol, kemudian pria berambut panjang dan berkacamata ini menawarkan jasanya sebagai gigolo.

Dalam cuplikan film lainnya, pengguna internet juga bisa menyaksikan aneka aktivitas pria dewasa dan turis asing wanita di Kuta. Video itu juga menampilkan potongan wawancara yang mengupas dunia gigolo di kawasan ini. Cowboys Paradise pun memunculkan berbagai komentar. Ada yang setuju dengan isi film ini, ada juga yang tidak senang lantaran terkesan tidak menggambarkan wisata Kuta yang sebenarnya.

Sinopsis Cowboys In Paradise

Each year, thousands of women travel to Bali in search of paradise. And many find it in the arms of Kuta Cowboys. Masters at peddling holiday romance, these bronzed beach ambassadors have made Bali one of the world’s leading destinations for female sex tourists.

COWBOYS IN PARADISE is an independent feature documentary that gets between the sheets of Bali’s male sex trade. Using a series of startling, and often hilarious confessions, the film reveals some of the island’s most closely-guarded secrets. Why don’t the boys charge for sex? How then do women compensate them? Where do time management skills fit into all this? And how does a Cowboy’s family feel about his errant ways?

The film also charts the typical trajectory of a Cowboy’s life, from entry into beach life to his reign at the top of the tourist-industry chain, before following his heartbreaking descent into obsolescence. By the end, the myth of paradise is shattered and the viewer is presented with a more realistic proposition: Paradise is always elsewhere.
sumber :www.korananakindonesia.wordpress.com

Sinopsis Film : My Name Is Khan



Film dimulai saat seorang anak, Rizwan Khan (Tanay Chheda), seorang muslim yang mengidap sindrom Asperger, hidup bersama ibunya (Zarina Wahab) di wilayah Borivali di Mumbai. Saat ia dewasa (Shahrukh Khan), Rizwan pindah ke San Fransisko dan hidup bersama adik dan iparnya. Selama disana, ia jatuh cinta kepada Mandira 9kajol). Mereka menikah dan memulai usaha.

Setelah peristiwa 9/11, Rizwan dan Mandira mulai menghadapi beberapa kesulitan. Dimulai dari sebuah tragedi, mereka berpisah. Ingin kembali memenangkan hati istrinya, Rizwan melewati sejumlah petualangan diberbagai negara bagian di Amerika.

VIDEO TRAILER MY NAME IS KHAN, KLIK DI SINI!!

Jenis Film : Drama
Produser : Hiroo Yash Johar, Gauri Khan
Produksi : Fox Searchlight Pictures
Homepage : http://www.mynameiskhanthefilm.com/
Durasi : 161
Pemain : Shahrukh Khan
Kajol
Shabana Azmi
Sonya Jehan
Jimmy Shergill
Sutradara : Karan Johar
Penulis : Shibani Bathija

Sumber :

http://21cineplex.com/

Sinopsis Film : Percy Jackson and the Olympians : The Lightning Thief


Abad ke-21, namun Dewa Gunung Olympus dan monster-monster pilihan, berubah hidup dan keluar dari buku mitologi Mesir milik Percy Jackson. Dan mereka nampak tidak bahagia: petir milik Zues telah dicuri dan Percy adalah tersangka utama. Masalah semakin rumit saat Ibu Percy menghilang. Saat mengetahui bahwa dirinya adalah setengah Dewa, Percy terperangkap dalam pertempuran antara titan Gunung Olympus. Percy bersama teman-temannya memulai petualangan untuk menangkap pencuri petir yang sesungguhnya, menyelamatkan Ibu Percy dan memecahkan misteri yang lebih kuat dari para dewa itu sendiri.

VIDEO TRAILER PERCY JACKSON AND THE OLYMPIANS : THE LIGHTNING THIEF, KLIK DI SINI!!

Jenis Film : Fantasy
Produser : Mark Redcliffe
Produksi : 20th Century Fox
Homepage : http://www.foxinternational.com/percyjackson/
Pemain : Logan Lerman
Brandon T. Jackson
Alexandra Daddario
Sean Bean
Pierce Brosnan
Steve Coogan
Rosario Dawson
Uma Thurman
Sutradara : Chris Columbus
Penulis : Craig Titley

Sumber :

http://21cineplex.com/

Sinopsis Film LEGION



Legiun adalah kiamat-thriller fantasi bertema film. Setelah Tuhan kehilangan iman dalam kemanusiaan, penghulu malaikat Michael (Paul Bettany) adalah satu-satunya yang berdiri di antara umat manusia dan kiamat.

Kali ini menggunakan malaikat sebagai tindakan Alkitab penghakiman, murka Allah turun di bumi untuk memusnahkan populasi dunia. Dalam putus asa, yang terakhir-kesempatan langkah pertama, Michael memimpin sekelompok orang asing yang kecil, New Mexico restoran untuk melindungi seorang pelayan muda yang mungkin hamil mengandung anak yang dapat mengubah dunia ( kedatangann ke dua Kristus).

Cast & Crew
Directed by:

* Scott Stewart

Starring:

* Paul Bettany
* Dennis Quaid
* Tyrese Gibson
* Jon Tenney
* Charles S. Dutton
* Lucas Black
* Kate Walsh
* Adrianne Palicki
* Doug Jones

Screenwriter:

* Scott Stewart
* Peter Schink

Producer:

* David Lancaster
* Michel Litvak

Executive Producer:

* Gary Michael Walters
* Jonathan Rothbart
* Scott Stewart

sumber : www.selebonfire.com

Sinopsis Film Avatar


ake Sully (Sam Worthington), mantan angkatan laut Amerika yang terluka dan cacat akibat perang. Ia terpilih untuk berpartisipasi dalam program Avatar, yang memungkinkannya bisa berjalan kembali.

Jack menuju ke Pandora, sebuah hutan nan subur yang penuh dengan berbagai macam makhluk hidup, sebahagian indah dan sebahagian lagi menakutkan. Pandora juga rumah bagi suku Na’vi, makhluk yang mirip manusia dengan kehidupan primitif serta memiliki kemampuan seperti manusia.

Saat manusia mencoba memasuki Pandora untuk meneliti kandungan mineral yang ada disana, suku Na’vi memerintahkan para prajuritnya untuk melindungi negerinya dari ancaman.

Jake direkrut untuk menjadi bagian dari proyek ini. Karena manusia tidak dapat menghirup udara di negeri Pandora, maka mereka menciptakan makhluk-mirip-suku Na’vi yang mereka sebut sebagai Avatar. Di Pandora, dengan tubuh Avatar, Jake dapat berjalan kembali. Di hutan Pandora, Jake melihat banyak keindahan dan bahaya. Ia juga bertemu dengan wanita muda Na’vi bernama Neytiri (Zoe SaldaƱa).

Berjalannya waktu, Jake berbaur dengan suku Na’vi dan jatuh cinta kepada Neytiri. Pada akhirnya, Jake terjepit antara tujuannya dikirim oleh militer ke Pandora dan suku Na’vi, memaksanya untuk memihak pada satu pilihan yang akan menentukan nasib bumi dan suku Na’vi. sumber : www.filmpendek.com

New Moon Twilight



Lanjutan atau sequel cerita seri Twilight, kisah cinta antara manusia dan vampir yaitu para pemainnya Kristen Stewart (Bella), dan aktor ganteng dan keren Robert Pattinson (Edward) dengan penambahan tokoh baru yaitu Jacob Black yang hadir dalam kehidupan Bella. berikut sinopsis Sinopsis New Moon Twilight.

poster new moonSetelah ulang tahunnya yang ke 18 yang tidak bernasib baik, Edward Cullen (Robert Pattinson) dan keluarganya meninggalkan kota Forks, Washington, untuk menjauhkan Bella dari bahaya yang melekat pada dunia vampir. Sedih, Bella menjalani tahun terakhir sekolahnya sendirian dan seolah-olah lumpuh. Ia sadar bahwa citra Edward selalu muncul ketika ia berada pada situasi yang berbahaya. Keinginannya untuk bersama Edward selalu mengantarnya pada resiko yang semakin membesar.

Dengan bantuan teman masa kecilnya yang bernama Jacob Black (Taylor Lautner), Bella memperbaiki sebuah motor tua dan menggunakannya untuk berkelana. Hati Bella yang telah membeku perlahan mencair karena hubungannya dengan Jacob, yang juga seorang anggota dari suku misterius bernama Quileute, yang memiliki rahasia supranatural tersendiri.

Ketika Bella menghadapi bahaya karena bertemu dengan salah satu musuhnya di masa lalu, sekelompok serigala besar menyelamatkannya dari nasib buruk. Pertemuan itu membuat segalanya jadi jelas, bahwa Bella masih berada dalam bahaya.

Berlomba dengan waktu, Bella mengetahui rahasia suku Quileutes dan alasan Edward meninggalkannya. Ia juga memiliki kesempatan untuk bersatu lagi bersama kekasihnya, yang mungkin dapat menggiring mereka kepada kematian.

film 2012.


Orang yang mempercayai datangnya hari akhir, pasti ngeri membayangkan kehancuran bumi. Film 2012 dengan segala efek khususnya sukses menghadirkan kengerian kala bumi hancur.

Film garapan sutradara Roland Emmerich ini langsung memikat perhatian publik. Pasalnya, sejak beberapa tahun terakhir orang-orang ramai memperbincangkan ramalan Bangsa Maya tentang dunia yang akan berakhir di penanggalan kuno mereka, yakni 21 Desember 2012.

Cerita bermula dari penelitian ilmuwan di India, Dr Satnam Tsurutani (Jimi Mistry) yang menemukan bahwa inti bumi terus memanas. Satnam mengundang sahabatnya sekaligus ilmuwan Amerika, Dr Adrian Helmsley (Chiwetel Ejiofor), untuk datang melihat penelitian tersebut.

Adrian terkejut melihat inti bumi yang terus memanas. Peningkatan derajat panasnya pun terus naik dengan cepat. Adrian buru-buru kembali ke Amerika untuk bertemu kepala staf presiden, Carl Anheuser (Oliver Platt). Carl yang semula meremehkan temuan bumi terus memanas itu langsung terkejut dan merespons.

Adegan lalu berlanjut ke pertemuan G8. Di sini, Presiden Amerika Thomas Wilson (Danny Glover), menyampaikan kepada para petinggi dunia bahwa bumi akan dilanda musibah besar terkait inti bumi yang terus memanas.

Memasuki 2012, pemerintah semakin sibuk melakukan persiapan penyelamatan manusia dari musibah yang dipercaya sebagai kiamat.

Sementara itu, di lain tempat digambarkan seorang penulis buku Jackson Curtis (John Cusack) datang ke rumah mantan istrinya, Kate Curtis (Amanda Peet), untuk menjemput anak mereka, Noah dan Lily, berkemah.

Setibanya di lokasi perkemahan Yellowstone, Jackson ingin menunjukkan danau tempat keluarga ini dulu sering berkemah ketika belum bercerai. Sayang, di depan jalan masuk ke danau terpampang larangan memasuki area. Jackson dan dua anaknya nekat menerobos masuk dan rupanya danau itu lenyap karena proses pemanasan bumi.

Di lokasi perkemahan itu, Jackson bertemu Charlie Frost (Woody Harrelson), seorang penyiar radio yang berpenampilan seperti orang gila. Berkat Charlie, Jackson tahu bahwa bumi terancam musnah. Jackson pun diberi bocoran oleh Charlie, ada sebuah peta berisi pesawat yang dapat menyelamatkan manusia dari kehancuran bumi.

Ketika pulang dari perkemahan, Jackson kembali bekerja kepada bosnya, Yuri Karpov (Zlatko Buric). Jackson diminta mengantar dua anak kembar Yuri, Alec (Alexandre Haussmann) dan Oleg (Philippe Haussmann) ke bandara.

Jackson mulai memercayai omongan Charlie tentang kiamat ketika dia menyaksikan jalan yang dipijaknya di bandara terbelah karena gempa. Jackson lalu menyewa pesawat dan seorang pilot untuk menyelamatkan keluarganya dengan bayaran jam tangan mahal miliknya.

Mulai dari sini, ketegangan dan kengerian gambaran kiamat ditampilkan. Jackson yang ngebut mengemudikan limusinnya menuju rumah Kate di Pasadena, California, nyaris terlambat. Rumah Kate yang dihuni bersama anak mereka dan pacar Kate, Gordon Silberman (Tom McCarthy), nyaris hancur karena gempa.



Adegan demi adegan memacu adrenalin dan membuat Anda menahan napas. Jackson mengemudikan mobil berusaha menghindari jalanan yang amblas akibat gempa. Bangunan semua hancur, rontok berkeping-keping. Jalan layang roboh dan amblas ditelan bumi.

Jackson, Kate, Noah, Lily, dan Gordon berhasil mencapai bandara. Sayang, pilot yang disewa itu tewas karena gempa. Jadilah Gordon yang baru belajar mengemudikan pesawat kecil, dipaksa menjadi pilot dadakan.

Pesawat kecil itu hampir jatuh ke dalam perut bumi karena landasan pacu terbelah. Akhirnya, mereka selamat. Dari dalam pesawat, mereka menyaksikan daratan merangsek masuk ke dalam laut seperti piring makanan yang dicelupkan ke dalam bak air.

Di lain tempat, Dr Adrian dibuat terkejut dengan derajat panas bumi yang terus naik dalam hitungan jam. Kiamat yang diperkirakan masih jauh, ternyata tinggal beberapa hari lagi.

Upaya penyelamatan mulai dilakukan pemerintah. Sayang, Presiden Thomas menolak dievakuasi. Thomas memutuskan tidak ikut naik pesawat menuju China, tempat disediakannya 'Bahtera Besi' yang dapat menyelamatkan manusia.

Thomas bersama stafnya masih sempat mengunjungi korban gempa yang dirawat di area terbuka. Saat itulah gempa berkekuatan besar kembali mengguncang.

Setelah gempa reda, apa yang dilihat Thomas sungguh mengerikan. Di kejauhan ombak laut terlihat bergulung-gulung ribuan meter tingginya. Kapal perang Amerika, John F Kennedy, yang luar biasa besar seolah dimuntahkan dari laut dan jatuh menimpa Thomas dan korban lainnya.

Gambaran betapa dahsyat dan mengerikannya kiamat tak berhenti sampai di situ. Adrian yang berada di pesawat evakuasi menuju China menyaksikan dari layar pemantau bahwa gempa besar hingga 9 Skala Richter lebih menimpa berbagai belahan bumi. Itu disusul dengan terjangan tsunami di mana-mana. Bisa ditebak, bumi mengalami kehancuran total.

Bahkan, lempeng Pasifik runtuh. Kutub Selatan pun bergeser ribuan mil jauhnya. Pegunungan Himalaya juga berubah, tak lagi menjadi puncak tertinggi dunia. Posisinya digantikan Cape of Good Hope di Afrika.

Singkat cerita, Adrian dan staf kepresidenan tiba di China untuk naik ke kapal besar yang disebut 'Bahtera Besi'. Warga biasa yang hendak naik pesawat ini sudah memesan kursi dari jauh-jauh hari dengan harga 1 juta euro per orang.

Jackson dan keluarganya sebagai tokoh protagonis di film ini berhasil mencapai Bantera Besi di China. Mereka masuk ke pesawat sebagai penumpang gelap dengan dibantu sebuah keluarga China yang baik hati.

Kendala terjadi. Proses penyusupan mereka kurang lancar. Gordon tewas karena mendadak pintu gerbang kapal membuka. Ketika hendak tertutup lagi, pintunya macet gara-gara ada kabel yang menghalangi.

Adrenalin penonton kembali dipacu. Kapal tidak akan bisa jalan jika pintu belum menutup sempurna. Sementara kru kapal berupaya mencari penyebab macetnya pintu, China dilanda tsunami maha dahsyat yang menenggelamkan semua yang ada di daratan.

Kapal itu terombang-ambing arus dan akan bertabrakan dengan gunung es. Di sini, Jackson beraksi sebagai sang pahlawan. Dengan dibantu anaknya yang masih kecil, Noah, Jackson turun ke bagian bawah kapal yang telah terendam air. Dia akhirnya berhasil memutus kabel yang menghambat pintu kapal.

Seperti film-film Amerika lainnya, penonton akan dibuat terharu melihat aksi Jackson dan Noah menyelamatkan kapal. Ketika Noah berhasil meloloskan diri dari pintu tersebut, Jackson tidak ada.

Adegan Kate, Noah, dan Lily menangis meratapi Jackson yang dikira tewas, sungguh mengharukan. Beberapa penonton di sekitar penulis, ada yang sampai meneteskan air mata.

Akhirnya, Jackson muncul. Mesin kapal pun berhasil dinyalakan dan kapal melaju. Setelah dirasa aman, pintu geladak kapal dibuka. Terlihat pemandangan hanya air di mana-mana. Tidak ada gedung, tidak ada rumah, tidak ada makhluk hidup selain mereka yang di kapal.

Akhir cerita seperti ini memungkinkan film 2012 untuk dibuat sekuel. Sang sutradara Roland memang punya rencana membuat sekuel film ini dalam bentuk serial televisi berjudul 2013. Roland akan menuangkan apa dan bagaimana kehidupan manusia yang selamat di bumi setelah kiamat 2012.

Sepintas, film ini tak jauh beda dengan Deep Impact (1998) dan The Day After Tomorrow (2004). Hanya saja, dari segi penggambaran dahsyatnya kehancuran bumi, 2012-lah pemenangnya. Tidak heran, dengan biaya produksi mencapai USD200 juta, kualitas efek visual 2012 jauh lebih baik. Bahkan, menyerupai nyata.

Adegan lembah dan gunung meletus hingga membumbungkan cawan asap maha raksasa, hujan batu api, daratan amblas ke dalam perut bumi, tsunami setinggi ribuan meter, hingga robohnya patung Yesus Kristus di Rio de Janeiro, Brazil, digambarkan dengan sempurna.

Kelemahan film ini, alurnya mudah ditebak. Bak film-film action Amerika lainnya, sang jagoan kerap ditampilkan 'nyaris' tewas. Lalu muncul sebagai pahlawan di akhir cerita.

Menonton film yang bakal rilis perdana di bioskop pada 13 November 2009 ini, akan sedikit memuaskan penasaran Anda tentang gambaran kiamat. Kengerian kiamat begitu terasa saat melihat bumi luluh lantak oleh kekuatan alam super dahsyat.



Satu yang agak melenceng dari kaidah kiamat di film ini, masih ada manusia yang bernyawa. Sejatinya, jika kiamat kubro (besar) tiba, niscaya tidak ada satu pun makhluk hidup ciptaan Tuhan yang bisa melarikan diri.



Pemain:

John Cusack

Amanda Peet

Chiwetel Ejiofor

Thandie Newton

Oliver Platt

Tom McCarthy

Woody Harrelson

Danny Glover

Liam James

Morgan Lily

Zlatko Buric



Sutradara:

Roland Emmerich



Penulis naskah:

Harald Kloser

Roland Emmerich.

kiamat 2012 resesni film kiamat film kiamat 2012 ramalan suku maya
 
Copyright 2009 www.film-top.blogspot.com. All rights reserved.
Free WordPress Themes Presented by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy